Home » Obat Paru Paru Kronis » Radang paru paru Pada Anak

Radang paru paru Pada Anak

Radang paru paru atau disebut juga pneumonia merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang siapa saja, tak pandang kangan dan usia, ternyta aradang paru-paru juga dapat menyerang sang buah hati atau anak.

Penyakit ini menyebabkan banyak kematian pada anak bila tidak di tangangi secara benar. Bahkan data yang di miliki oleh departemen ilmu kesehatan anak FKUI-RSCM setidaknya 1 anak dari setiap 4 menit mati karena penyakit radang paru-paru. Radang paru paru pada anak kebanyakan adalah komplikasi dari penyakit flu dan batukradang paru paru anak.

Kalu untuk masa inkubash radang paru paru pada anak itu tergantung penyebanya. Bila disebabkan oleh bakteri masa ingkubasinya cukup lama yaitu 7 hari. Bila disebabkan kerera virus hanya memerlukan ingkubasi sekitar 3-7 hari, bisa komplikasi penumonia.

Penelitian dilakukan dan membuktikan bahwa kebanyakan streptococcus penumoniae, dan hermophilus dan straphilococcus aureus meneyrang anak usia 2 bulan – 5 tahun.

Kumam penyebab radang paru paru pada anak bisa juga berupa bakteri atau virus yang hinggap dan mencapai paru paru. Kuman dapat menyebar di udara kemudian di hirup oleh anak dan menyebabkan infeksi yang membuar radang paru paru.

Gejala dan ciri-ciri radang paru paru untuk anak

Sebagai orang tua Anda wajib mengetahui ini sebab radang paru paru akan cukup seirus bila tidak segera di tangani. Gejala pneumonia yang paling umum adalah gejala panas tinggi yang tak kunjung sembuh, sesak nafas, pada anak dapat juga terjadi campak.

Cara paling mudah untuk tahu bahwa anak kita sedang menderita radang paru paru atau tidaknya dengan menghitung nafasnya, setiap 1 menit. Berikut ini adalah acuannya :

  1. Pada anak usia 2 bulan bila menderita pneumonia nafasnya lebih cepat dari pada 60x/menit
  2. Pada penderita dengan usia 2-12 bulan nafasnya lebih cepat 50x/menit
  3. Pada penderita 1-5tahun nafasnya 4x/menit

Anda dapat menghitung nafas anak untuk melihat gejala awal radang sinusitis, sebab biasanya gejala awal tidak terasa sama sekali. Untuk lebih jelasnya harus dilakukan tes lab, untuk memastikan anak terkena radang paru-paru atau tidak.

Baca juga :